Cukup Penderitaan Angeline, Disia-siakan Ibu Angkat, Dan Akhirnya Dibunuh

Cukup Penderitaan Angeline, Disia-siakan Ibu Angkat, Dan Akhirnya Dibunuh – Ya cukup sudah penderitaan Angeline, setelah “disiksa” secara fisik oleh ibu angkatnya, Angelinepun ternyata menerima kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh pembantu ibu angkatnya, dan kemungkinan besar orang itu pula yang membunuh Angeline untuk menghilangkan jejak.

Cukup Penderitaan Angeline, Disia-siakan Ibu Angkat, Dan Akhirnya Dibunuh

Cukup Penderitaan Angeline, Disia-siakan Ibu Angkat, Dan Akhirnya Dibunuh

Bocah perempuan mungil dan cantik berumur 8 tahun ini hidupnya sungguh penuh derita, karena alasan ekonomi ia diadopsi oleh Margaretha Megawe. Ternyata Margaretha memperlakukan Angeline tidak selayaknya orang tua memperlakukan anak, Angeline yang seharusnya sedang senang-senangnya bermain dan bersekolah ternyata dibebani pekerjaan yang seharusya dilakukan oleh orang dewasa. Memberi pakan ternak ayam dan binatang lain yang dipelihara ibu angkatnya menjadi tanggungjawabnya. Bocah ini sampai tidak sempat mandi kalau pergi ke sekolah, ibu gurunya setiap hari harus memandikan dan mengkramasi rambutnya, Angeline juga menjelma menjadi anak pendiam menunjukkan bahwa ia dalam tekanan luar biasa.

Tanggal 16 Mei adalah tanggal dimana Margaretha mengumumkan kehilangan Angeline anak angkatnya, hebohlah Bali, hebohlah netizen. Dalam penyelidikan polisi terkuak bahwa ada banyak hal tidak normal dialami oleh Angeline. Hidup di rumah yang kotor karena campur baur dengan binatang peliharaan, menerima perlakuan kasar jika tidak melaksanakan pekerjaan yang dibebankan, terakhir ternyata lebih memedihkan hati : Angeline telah menerima kekerasan seksual yang dilakukan oleh pembantu rumah tangga ibu angkatnya.

Dalam berbagai pemberitaan ibu angkat ini memang sudah menimbulkan kecurigaan karena kurang kooperatif dengan pihak kepolisian, misalnya melarang polisi untuk memasuki suatu ruangan dan menunjukkan temperamen yang cukup tinggi.

Penderitaan Angeline berakhir sudah, pada tanggal 9 Juni ia ditemukan sudah dikubur di bawah poon pisang di pekarangan belakang milik ibu angkatnya. Dugaan sementara kemungkinan besar Angeline dibunuh oleh Agustinus, pembantu rumah tangga Margaretha yang konon mengaku sudah beberapa kali melakukan kekerasan seksual atas Angeline.

Cukup sudah penderitaan Angeline, Tuhan mengambilnya dengan cara yang tidak lazim, tinggal polisi yang semoga dengan kerja kerasnya segera bisa mengungkap kasus yang sangat memilukan ini. Hukuman berat layak diberikan kepada pembunuh gadis mungil bernama Angeline ini.

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *