GAHARU RELA DISAKITI DEMI KESEJAHTERAAN MANUSIA

GAHARU RELA DISAKITI DEMI KESEJAHTERAAN MANUSIA

POHON DISAKITI

POHON DISAKITI

Munculnya gubal gaharu karena peristiwa alam akibat luka gesekan antar pohon gaharu atau dengan pohon lainnya di alam liar tidaklah memuaskan manusia. Bayangkan pohon yang sangat besar hanya menghasilkan gaharu segenggam tangan. Hal ini wajar terjadi karena gubal hanya muncul atau terjadi pada luka-luka yang terjadi secara tidak sengaja, dan luka-luka itu sangat tidak membahayakan sehingga pertahanan tubuh pohonpun hanya ala kadarnya. Bisa juga terjadi gesekan antar pohon itu tidak membawa penyakit masuk alias luka biasa.

Mulailah manusia dengan berbagai percobaan, segala macam usaha dilakukan untuk menirukan alam melukai pohon gaharu. Inti usaha adalah melukai pohon gaharu dengan memasukkan benda-benda asing ke dalam pohon, benda itu bisa berupa logam, sejenis kayu yang diyakini sebagai bibit gubal, stick bambu dan benda-benda lainnya. Boleh dikatakan bahwa pohon gaharau harus disakiti supaya mau mengeluarkan zat saktinya berupa gubal gaharu. Usaha semacam ini tingkat keberhasilannya sangatlah rendah. Tidak sedikit pohon gaharu yang mati sia-sia tanpa menghasilkan gubal sedikitpun.

Tetapi manusia tidak patah semangat, usaha penelitian dengan menirukan fenomena alam terus dilakukan, generasi satu berganti generasi berikutnya. Sampai suatu kesimpulan bahwa pohon gaharu memerlukan zat asing yang harus dimasukkan ke dalam batangnya, kemudian pohon itu memproduksi zat perlawanan.

 

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *