GAHARU RELA DISIKSA DEMI KESEJAHTERAAN MANUSIA

GAHARU RELA DISIKSA DEMI KESEJAHTERAAN MANUSIA

GAHARU DISIKSA

GAHARU DISIKSA

Untuk dapat menghasilkan gubal dambaan manusia, pohon gaharu menjadi kelinci percobaan yang tidak pernah berontak. Zat asing apa saja dimasukkan ke batang pohon gaharu. Olie bekas, air accu, makanan busuk, dan zat-zat kimia lainnya digelontorkan oleh manusia ke batang pohon. Jejamuranpun, artinya jamur apa saja dioleskan atau dijejalkan ke batang yang sudah dilukai terlebih dulu. Enceng gondok yang mati keserang jamur diyakini sebagai bibit gubal yang jitu. Sari buah yang membusuk juga diyakini sebagai bibit gubal ajaib. Sampai-sampai seseorang tidak tahu lagi, zat apa yang bisa menjadi bibit gubal gaharu karena begitu banyaknya percobaan sementara pohon yang dipakai untuk uji coba hanya itu-itu saja.

Sementara pohon gaharu di alam semakin cepat punah, percobaan belum berhasil, permintaan akan gubal semakin meningkat, akibatnya harga gubal gaharu semakin tidak terkendali. Semangat para peneliti gubal semakin menjadi-jadi, penelitian ilmiah dilakukan oleh instansi-instansi baik yang resmi didirikan oleh pemerintah maupun instansi-instansi yang berorientasi bisnis semata.

Kesimpulan dari berbagai penelitian adalah hanya satu : pohon gaharu harus disiksa supaya mau mengeluarkan zat sakti berupa resin yang kita kenal dengan gubal. Siksaan itu berupa usaha memasukkan penyakit berupa jamur fusarium ke dalam batang pohon gaharu, setelahnya manusia tinggal senyum-senyum menunggu munculnya gubal.

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *