GAHARU RELA TERLUKA DEMI KESEJAHTERAAN MANUSIA

GAHARU RELA TERLUKA DEMI KESEJAHTERAAN MANUSIA

Gaharu atau species aqualria adalah jenis pohon yang menghasilkan gubal wangi hasil dari system pertahanan tubuh pohon gaharu atas masuknya “penyakit” yang masuk baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Di alam liar pohon gaharu bisa terluka karena saling gesek dengan pohon lainnya, atas luka gesekan tersebut pohon gaharu berusaha menyembuhkannya dengan mengeluarkan zat pertahanan tubuh. Atas usaha penyembuhan luka tersebut akan terjadi perubahan warna batang yang tadinya putih kemudian menjadi coklat dan hitam. Kayu yang berubah warna inilah yang disebut gubal, asapnya sangat harum jika kita sulut dengan api. Gubal ini merupakan bahan baku utama wewangian yang sangat mahal harganya.

Manusia diberikan akal oleh Tuhan, fenomena pohon gaharu terluka dimanfaatkan sebaik-baiknya. Percobaan dilakukan terus menerus, pertama menirukan alam, pohon gaharu sengaja dilukai dengan menggesek-gesekkan pohon lainnya hingga menimbulkan luka. Melukai pohon gaharu juga dilakukan dengan menyayat-nyayat pohon menggunakan parang. Usaha semacam ini berhasil tetapi membutuhkan kesabaran yang luar biasa, gubal muncul dalam hitungan puluhan tahun, sehingga rekayasa semacam ini dilakukan secara sambil lalu saja. Rekayasa masih memanfaatkan tumbuhan gaharu liar yang mulus belum terluka.

Karena menunggu munculnya gubal membutuhkan waktu puluhan tahun maka, manusia lebih senang berburu ke hutan liar. Gaharu hasil tanaman Tuhan itupun diburu habis.

GAHARU

GAHARU SENGAJA DILUKAI

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *