Inilah Beda Indonesia Dengan Argentina

Jumlah penduduk Indonesia tahun 2012 adalah 240 juta, Argentina 39  juta. Produk Domestik Bruto  (PDB) Indonesia  th 2012 sebesar 850 milyar dollar USD, Argentina 450 milyar dollar USD.  Kalau PDB dibagi rata kepada seluruh penduduk maka orang Indonesia pendapatan perkapitanya sebesar  3.500 USD, orang Argentina 11.500 USD,  kira kira orang Indonesia pendapatan perkapita bulanannya sekitar Rp 3.000.000,- sedangkan orang Argentina sekitar Rp 9.000.000,- , artinya orang Argentina  kesejahteraannya 3 x lipat dari kita.

Sepakbola gajah mewarnai Indonesia

Sepakbola gajah mewarnai Indonesia

argentina-2 argentina-3

Orang Argentina nyaris semuanya pemeluk Katolik, sedangkan kita menjadi minoritas di tengah negara berpenduduk  Moslem terbesar di dunia, prosentase orang Katolik di sini mungkin sekitar 3,3 % saja.  Argentina pada awalnya didirikan oleh Italia untuk membuang penjahat, tetapi kemudian dijajah Spanyol,  Spanyol berbeda dengan Belanda rupanya, bahasanya diajarkan kepada penduduk negeri jajahannya termasuk bermain bolapun diajarkan, sedangkan  Belanda hanya menghisap kekayaan Indonesia dan meninggalkan warisan  kemiskinan dan kebodohan.

Kedua negeri sama-sama menyenangi sepakbola,  Argentina pernah menjadi juara dunia sepakbola  tahun 1978 dan 1986.  Kita mengenal Alfredo Di Stefano,  Mario Kempes, Maradona, Lionel Messi Angel Di Maria, Higuain, Zanetti, Sergio Aguero, Carlos Tevez adalah jagoan-jagoan sepakbola yang sangat dikenal dunia melebihi pemimpin negeri.  Sebagai perbandingan barangkali cukup diceritakan bahwa di Indonesia pengurus sepakbolanya kelewat semangat,  prestasi tidak ada tetapi badan pengurus sepakbola tidak cukup satu, meskipun sudah ada PSSI dibikinlah satu lagi badan pengurus yang namanya KPSI (Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia). Untung Pak menteri yang baru berhasil menyadarkan mereka sehingga dualisme kepengurusan baru saja diakhiri. Perlu dicatat prestasi tertinggi kita adalah menahan tim Uni Soviet dengan skor 0-0 di arena Oilimpiade Melbourne 1956.

Kita mungkin juga masih ingat Evita Peron, si anak haram yang menjadi First Lady dan menjadi legenda sampai sekarang karena kharismanya.  Ya legenda ini  diabadikan dalam lagu Don’t Cry For Me Argentina. Kita tidak perlu kecil hati, ada Taman Mini Indonesia Indah  yang diprakarsai Ibu Tin Soeharto, kita paksakan saja karisma Ibu Tin mirip-mirip Evita Peron.

Argentina dikaruniai Diego Armando Maradona yang flamboyant dan pintar bicara, begitu Maradona surut Tuhan mengaugerahi Lionell Messi si pemalu dengan kemampuan yang mirip-mirip. Belum cukup dengan Maradona dan Messi, Tuhan begitu baik kepada bangsa Argentina, karunia dan anugerah digenapi dengan terpilihnya Kardinal Jorge Mario Bergoglio  sebagai Paus bergelar Fransiskus menggantikan Paus Benediktus XVI. Teriakan :”Messi, Maradona, Paus” dipekikkan nyaris oleh seluruh orang Buenos Aires begitu mereka tahu bahwa asap putih yang membubung itu menandakan Kardinal mereka dipilih Tuhan untuk menggembalakan 1,2 milyar umat katolik di seantero dunia. Selamat kepada Argentina, semoga berkat dan anugerah yang melimpah bisa menular kepada Bangsa Indonesia.

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *