Inilah Neraka Perempatan Gandul

Perempatan Gandul-Cinere

Perempatan Gandul-Cinere

Kawasan gandul yang mepet persis Jakarta Selatan tepatnta Jagalarsa dan Pondok labu telah meloncat jauh berubah menjadi daerah hunian yang super padat. kemajuan ditandai dengan kemecetan yang mendera pada jam keberangkatan dan kepulangan kerja. Hari Sabtu dan Minggu menjadi hari-hari yang ditunggu tunggu oleh penggemar kemacetan, jadi Sabtu dan Minggu perempatan Gandul tak ubahnya seperti kawasan wisata dimana tumpukan orang beserta kendaraannya menumpuk di sana. Jalan yang sempit dan padatnya penduduk serta para pencari rejeki yang mengopupasi bahu jalan menjadi ciri yang sepertinya tidak mau kalah dengan kawasan lain. Kalau soal disiplin lalu lintas mungkin tidak perlu dibahas di sini karena itu menjadi gehjala dunia Indonesia.

Akhir-akhir ini ada fenomena menarik, tanda bahwa suatu daerah sudah maju adalah dibuatnya lampu merah pengatur perlintasan di perempatan jalan. nah ketika lampu merah dinyalakan di Perempatan Gandul, maka neraka dengan api membara itu terjadilah. Satu kilometer tidak cukup ditempuh dalam waktu 30 menit, kendaraan hanya beringsut-ingsut, karena semakin mendekati perempatan maka supply kendaraan yang berasal dari gang-gang semakin banyak. Usul saja sebelum jalanan dilebarkan mungkin lempu pengatur lalu lintas perempatan itu belum perlu dinyalakan, sudah pasti begitu dinyalakan maka kemactean menjadi-jadi. Di Perempatan ini sebenarnya bukan perempatan tetapi simpang lima karena ada satu tambahan jalan lagi yang berasal dari kantor PLN Gandul. Ya sebaiknya perempatan Gandul dinamakan Simpang Lima Gandul dan sebaiknya pemda mengkaji ulang atas kemacetan yang terjadi.

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *