Konflik Golkar dan Akik, Batu Loncatan Tommy Soeharto

Konflik Golkar dan Akik, Batu Loncatan Tommy Soeharto – ada saja hikmah yang bisa dipetik dari suatu peristiwa yang terjadi, meskipun peristiwa itu pahit dan menyengsarakan. Pemberontakan PKI telah menghantarkan Soeharto menjadi penguasa terlama Indonesia, konflik Golkar yang belum ada bau-bau penyelesaiannya, jika Tommy cerdik maka itu bisa dijadikan batu loncatan untuk turun gelanggang, jika lebih cerdik lagi ada batu loncatan yang lain yaitu batu akik yang sedang demamnya melanda wong cilik dan sebagian besar rakyat Indonesia. Konflik Golkar dan akik, batu loncatan Tommy Soeharto.

Rupanya Soeharto terlalu memanja anak-anaknya, terlihat ketika namanya surut dinastinya hampir putus, tidak ada yang meneruskan kiprah Bapaknya Sang God Father. Mbak Tutut coba keberuntungan dengan  mendirikan Partai Karya Peduli Bangsa namun tidak berhasil. Tommy Soeharto kalah bersaing dalam perebutan kursi Ketua Umum Partai Golongan Karya di Riau 2009. Awal tahun 2012 Tommy mendirikan Partai Nasional Republik (Nasrep), namun keberuntungan menjauhi putra mahkota Cendana ini,  Partai Nasrep bahkan tidak  lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum untuk menjadi peserta Pemilu 2014.

Kini situasinya sudah agak berbeda, ada semacam kekosongan tokoh di Partai Golkar yang bisa mengayomi semua faksi-faksi yang ada, sekarang Partai Golkar malah terlibat kepengurusan ganda yang akan menjauhkan konstituen untuk bersimpati. Konstituen pasti capek melihat para tokoh politik itu rebutan apa sih. Kalau Tommy bisa masuk ruang yang kosong ini (tentu saja dengan sikap yang lebih dewasa dan bijaksana dibandingkan ketika Tommy Soeharto masih muda dan ada backing Bapaknya) maka kesempatan yang luar biasa. Dan rupanya usaha kesana sudah ada karena Tommy sudah menjalin komunikasi dengan kedua kubu yang bertikai. Konflik Golkar bisa dijadikan batu loncatan Tommy, kalau cerdik dan mau.

Konflik Golkar dan Akik, Batu Loncatan Tommy Soeharto

Konflik Golkar dan Akik, Batu Loncatan Tommy Soeharto

Peristiwa lain, ketika Tommy yang menjabat sebagai pembina GSN (Great Stone Nusantara) dan bikin acara gala dinner di TMII baru-baru ini, kedatangan Tommy dielu-elukan bak presiden. Kita langsung ingat mendiang Pak Harto, gaya Tommy, senyumnya benar-benar seperti Pak Harto. Ya dalam galla dinner itu nama Tommy menjadi buah bibir karena akik Red Baron miliknya dilelang dan dimenanglelangkan oleh Haji Lulung Abraham Lunggana dengan harga Rp 150 juta.  Akik itu memberikan banyak harapan bagi banyak rakyat kecil, sehingga kiprahnya dalam dunia akik akan menimbulkan banyak simpati dari rakyat wong cilik, jadi Akik bisa menjadi batu loncatan Tommy Soeharto untuk turun gelanggang.

Konflik Golkar dan Akik, Batu Loncatan Tommy Soeharto

Konflik Golkar dan Akik, Batu Loncatan Tommy Soeharto

Tak dapat dipungkiri bahwa pengagum mendiang pak harto di Indonesia masihlah sangat banyak, ditambah masa reformasi yang tidak kunjung membawa perubahan signifikan, rupanya ada kerinduan rakyat Indonesia dengan Pak Harto. Kalau saja Tommy bisa memanfaatkan dua momentum ini konflik golkar dan akik, batu loncatan Tommy Soeharto.

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *