Morata Beruntung, Dan Sekali Lagi Real Madrid Buntung

Morata Beruntung, Dan Sekali Lagi Real Madrid Buntung – pemain didikan Real Madrid itu bernama Alvaro Morata, karena sulit bersaing dengan Karim dan Ronaldo, ia memilih menyingkir ke Juventus yang menjamin memainkannya secara reguler. Semua orang pasti paham dan setuju dengan keputusannya, untuk apa berlama-lama menjadi pemain cadangan terus menerus.

Morata Beruntung, Dan Sekali Lagi Real Madrid Buntung

Morata Beruntung, Dan Sekali Lagi Real Madrid Buntung

malang tak dapat diraih untung tak dapat ditolak,  sampailah suatu momen dimana Morata harus berhadapan dengan mantan klub yang telah mendidiknya. haruskah Morata menjadi Brutus? Ternyata Morata mengambil peran Brutus itu dengan sempurna, ia menenggelamkan Real madrid dengan dua goal. Satu goal di leg pertama semifinal Liga Champion 2015, satu gol lagi yang benar-benar mengubur Real Madrid ia lesakkan di leg kedua. Tanpa mengurangi kehebatan Morata, sebenarnya kedua gol itu penuh berbau keberuntungan. Gol pertama karena Cassilas tidak sempurna menepis bola tendangan Tevez, gol kedua akibat kecerobohan Sergio  Ramos. Morata Beruntung, Dan Sekali Lagi Real Madrid Buntung.

Menolak selebrasi atas kedua gol penjungkal mantan klub cukup mengharukan dan menimbulkan banyak simpati. Mungkin ini cara Morata untuk membuka mata managemen Real Madrid, menyia-nyiakan dirinya adalah kurang tepat. Bahkan selepas kekalahan Real Madrid dari Juventus mestinya managemen Real Madrid memutuskan untuk merangkul si anak hilang kembali ke rumah. Juga Morata menyadarkan mantan klubnya bahwa menciptakan rekor pemain termahal dalam diri Bale adalah sebuah blunder besar yang menghabiskan dana klub, tidak ada untungnya, yang ada malah buntung.

Kali ini Los Galaticos redup, pandangan tertuju kepada bintang kecil yang awalnya terhempas. Morata Beruntung, Dan Sekali Lagi Real Madrid Buntung.

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *