Perlu 8 Menit untuk Mengerang Kesakitan Dan Meregang Nyawa

Perlu 8 Menit untuk Mengerang Kesakitan Dan Meregang Nyawa – Delapan menit adalah waktu yang diperlukan untuk mengerang kesakitan dan meregang nyawa bagi 7 terpidana mati yang baru saja dieksekusi  di Nusakambangan Rabu 29 April dini hari. Pasti ini peristiwa yang sangat mengerikan. Konon para terpidana mati itu juga menolak untuk ditutup matanya, mereka sepakat menatap regu tembak sambil menyanyikan lagu Amazing Grace.

Perlu 8 Menit untuk Mengerang Kesakitan Dan Meregang Nyawa

Perlu 8 Menit untuk Mengerang Kesakitan Dan Meregang Nyawa

Amazing Grace, how sweet the sound,
That saved a wretch like me.
I once was lost but now am found,
Was blind, but now I see.

T’was Grace that taught my heart to fear.
And Grace, my fears relieved.
How precious did that Grace appear
The hour I first believed.

Through many dangers, toils and snares
I have already come;
‘Tis Grace that brought me safe thus far
and Grace will lead me home.

The Lord has promised good to me.
His word my hope secures.
He will my shield and portion be,
As long as life endures.

Yea, when this flesh and heart shall fail,
And mortal life shall cease,
I shall possess within the veil,
A life of joy and peace.

When we’ve been here ten thousand years
Bright shining as the sun.
We’ve no less days to sing God’s praise
Than when we’ve first begun.

Amazing Grace, how sweet the sound,
That saved a wretch like me.
I once was lost but now am found,
Was blind, but now I see.

Ajaib benar anugerah
pembaru hidupku!
‘Ku hilang, buta bercela;
oleh-Nya ‘ku sembuh.

Ketika insaf, ‘ku cemas,
sekarang ‘ku lega!
Syukur, bebanku t’lah lepas
berkat anugerah!

Di jurang yang penuh jerat
terancam jiwaku;
anug’rah kupegang erat
dan aman pulangku.

Kudapat janji yang teguh,
kuharap sabda-Nya
dan Tuhanlah perisaiku
tetap selamanya.

Kendati nanti ragaku
terkubur dan lenyap,
padanya-Nya aku
berteduh
bahagia tetap.

Meski selaksa tahun lenyap
di sorga mulia
rasanya baru sekejap
memuji nama-Nya!

Hidup adalah misteri, para terpidana mati itu entah dengan sadar ataupun karena terjebak (biasanya ngakunya terjebak), telah menentukan pilihan hidupnya untuk terjerumus atau menjerumuskan dirinya ke dunia yang sangat membahayakan dirinya serta orang lain. Akhirnya mereka diakhiri hidupnya dengan hukuman mati, hanya perlu 8 menit untuk mengerang kesakitan dan meregang nyawa. Tragis memang.

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *