Presiden Terzolimi, Presiden Blusukan, Presiden Akik

Presiden Terzolimi, Presiden Blusukan, Presiden Akik – Kita tentu masih ingat Presiden SBY piawai mengelola keterzolimianya sehingga  dengan dizolimi justru beliau bisa menjadi presiden. Jokowi pinter mengelola blusukannya, sehingga dengan modal blusukan, Jokowi bisa melejit menjadi presiden mengalahkan Prabowo yang jauh lebih berpengalaman. Sekarang muncul demam akik, akik ini kalau pinter mengelolanya bisa mengantar Tommy Soeharto sang putra mahkota Cendana menjadi RI-1.

Presiden Terzolimi, Presiden Blusukan, Presiden Akik

Presiden Terzolimi, Presiden Blusukan, Presiden Akik

SBY adalah menterinya Presiden Megawati, cuma diakhir masa jabatan diam-diam membentuk Partai Demokrat. Oleh karenanya dalam beberapa rapat kabinet SBY tidak diundang, ini dijadikan modal oleh SBY untuk mengeruk simpati rakyat. SBY mencitrakan bahwa dirinya dizolimi oleh regim Megawati, keterzoliman ini ternyata laku dijual, terbukti dalam pemilihan presiden SBY mengalahkan incumbent alias bosnya sendiri. Jadi SBY punya julukan Presiden terzolimi.

Jokowi adalah ank kampung yang memikat hati Megawati lalu diorbitkan menjadi wali kota Solo hampir 2 kali periode. Jokowi terkenal dengan blusukannya, termasuk orang yang sangat beruntung karena menjelang SBY berakhir masa jabatannya kita miskin tokoh, ketika ada tokoh yang seneng blusukan dan diorbitkan oleh media massa ternyata itu bisa menyedot simpati rakyat. Terbukti ketika DKI memilih gubernurpun, anak bawang Jokowi bisa mengalahkan incumbent  Fauzi Bowo seorang tokoh yang seumur-umur bekerja sebagai birokrat. Eh baru sebentar menjadi gubernur DKI, karena kita miskin tokoh maka beruntunglah Jokowi ketika itu masih menjadi media darling dan maju ke pemilihan presiden dan ternyata blusukan masih dinilai paling baik oleh rakyat Indonesia. Jokowi menjadi presiden blusukan.

Demam akik yang menjangkiti sebagian besar pejabat dan rakyat Indonesia bukan tidak mungkin bisa menghantarkan Tommy Soeharto menjadi presiden. Apa pasal? Beliau sekarang menjabat sebagai pembina Great Stone Nusantara (GSN) yang beranggotakan para penggila akik. Baru saja mengadakan gala dinner (Sabtu 18/4/2015 lalu di TMII) untuk menggalang dana Yayasan Yatim Piatu. Dalam gala dinner itu akik Tommy Soeharto jenis Red Baron laku terlelang Rp 150 juta, kebetulan yang memenangkan lelang adalah tokoh Betawi kontroversil Haji Abraham Lunggana atau Haji Lulung. Peristiwa ini seperti pisau bermata dua, pertama membuat akik semakin membahana dan demamnya semakin menjangkiti semakin banyak orang, kedua melejitkan nama Tommy Soeharto. Akik adalah jenis kegemaran yang menjangkiti orang dari presiden, anggota DPR, Gubernur, Jendral sampai tukang ojek, pemulung, pokoknya semua lapisan masyarakat, suka atau tidak suka telah menghidupkan harapan bagi rakyat kecil untuk memperoleh penghasilan tambahan dengan menjadi tukang cari batu, tukang asah, maupun pedagang akik. Singkat kata rakyat kecil atau wong cilik terimbas positif atas demam batu akik ini. Oleh karenanya satu-satunya demam yang tidak perlu diobati ya demam batu akik ini, seseorang yang terlanda demam batu akik ini hidupnya malah bergairah dan semangat. Jadi kalau Tommy Soeharto pintar memanfaatkan demam batu akik,bukan tidak mungkin ia akan menjadi presiden Indonesia berikutnya. Bolehlah kita namakan presiden akik.

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *