Tag Archives: Bayern Kurang Menggigit

Keajaiban Itu Tidak Terjadi, Bayern Kurang Menggigit, Bayern Tersingkir

Keajaiban Itu Tidak Terjadi, Bayern Kurang Menggigit, Bayern Tersingkir – keajaiban sulit diciptakan, keajaiban kadang-kadang terjadi di luar nalar dan terjadi begitu saja, kalah 3-0 di leg pertama sebenarnya Bayern sudah tersingkir, sangat sulit memberondong 4 gol tanpa balas ke gawang Stegen, yang ada malah gawang Neurer dibobol dua kali oleh si Tukang Jatuh Neymar. Dua gol harus dibalas 6 gol, imposible.┬áKeajaiban Itu Tidak Terjadi, Bayern Kurang Menggigit, Bayern Tersingkir.

Koar-koarnya Pep Guardiola itu persis koar-koarnya pelatih Indonesia jika timnasnya kalah, pelatih timnas selalu bilang :”Kekalahan adalah guru terbaik”. Kenyataannya guru itu tidak mengajarkan apa-apa tentang kekalahan, timnas Indonesia konsisten kalah terus. Memang Pep tidak bisa bilang lain kecuali menggertak Barcelona dengan gol cepatlah, dengan pressurelah, dan dengan ramuan terbarulah. Pep tidak boleh terkesan kalah sebelum menang hanya 3-2 yang sangat tidak cukup, kurang 3 gol lagi, dan waktu keburu habis.

Keajaiban Itu Tidak Terjadi, Bayern Kurang Menggigit, Bayern Tersingkir

Keajaiban Itu Tidak Terjadi, Bayern Kurang Menggigit, Bayern Tersingkir

Saatnya menunggu mitos : tim yang menjungkalkan Bercelona di semifinal bakal juara, jika Barcelona tidak tertahan di semifinal maka Barcelona bakal juara Liga Champion. Dini hari nanti Real Madrid akan berebut tempat melawan Si Nyoya Juventus Tua, jika Real Madrid bisa memukul Juventus 2-0 atau 3-1 maka akan tercipta El Clasico dan ada mitos yang lain, Madrid adalah juara bertahan. Barcelona pasti akan memelihara mitos, jika tak tertahan di semifinal maka akan juara Liga Champion, sedangkan Madrid akan memutus mitos bahwa belum pernah ada tim sepakbola yang berhasil mempertahankan gelar Liga Champion.