Tag Archives: Power Syndrome SBY

Power Syndrome SBY, Reaktif Terfitnah dan Terzolimi

Power Syndrome SBY, Reaktif Terfitnah dan Terzolimi – Power Sysndrome itu nyata ada,┬áSBY sepertinya mengalaminya. Ketika sudah tidak berdaya karena tidak pegang kekuasaan, maka sekarang rajin mengelu dan curhat tentang keterzolimannya, tentang keterfitnahannya. Ini sangat berbeda ketika dulu SBY berkuasa selama 10 tahun, sekarang SBY rajin mengumumkan bahwa dirinya terfitnah dan terzolimi.

Power Syndrome SBY, Reaktif Terfitnah dan Terzolimi

Power Syndrome SBY, Reaktif Terfitnah dan Terzolimi

Rezim itu persis seperti rombongan tukang bangunan yang harus merenovasi sebuah bangunan. Ketika rombongan tukang itu menemukan beberapa pengerjaan yang kurang baik yang dikerjakan oleh rombongan tukang terdahulu maka teriak-teriaklah mereka. Pasang kaso kurang lurus, sudut kurang siku, pasang kusen kurang ngelot, penyambungan listrik terbalik-balik, pipa pralon kurang dilem sebagaimana mestinya, ngecat belang-belang, ruangan tidak siku. Itulah hal-hal yang diteriakkan oleh rombongan tukang baru, dan biasanya dengan gagahnya menyalahkan rombongan tukang lama.

Demikian juga dengan rezim, dimana masalahnya sangat lebih komplek, sangat lebih rumit, sarat kepentingan, sangat ruwetlah. Untuk menghibur diri dan memupuk rasa percaya diri maka yang dilakukan adalah menyalahkan rezim sebelumnya. Rezim baru mewarisi pertumbuhan ekonomi yang hanya 4,7 % dari rezim SBY,  Rezim SBY tidak berupaya membubarkan PETRAL bahkan Sudirman Said nyata-nyata menyatakan bahwa upaya pembubaran PETRAL berhenti di meja SBY, Korupsi merajalela di jaman SBY bahkan ketika SBY berdiri paling depan untuk memberantas korupsi maka anak buahnya pesta pora.

Ketika sekarang SBY sudah tidak memegang tampuk kekuasaan, maka tabiat lama muncul kembali, yaitu menggunakan pencitraan terzolimi, pencitraan teraniaya. Wajar saja karena dengan cara itu SBY bisa melesat mengalahkan mentornya yaitu Megawati. Waktu itu Taufik Kiemas mengatakan :”Jendral kok cengeng seperi anak kecil, mengeluh kemana-mana hanya karena tidak diajak rapat”. Ucapah taufik Kiemas menjadi titik balik luar biasa, sekarang muncul lagi hujatan-hujatan, siapa tahu salah satu hujatan itu akan melambungkan lagi nama SBY. Ya sekarang SBY mengalami power sysndrome, reaktif teraniaya, reaktif terzolimi dan reaktif terfitnah.